Kesehatan fisik adalah modal utama bagi setiap individu untuk mencapai produktivitas maksimal, baik di ranah akademik maupun non-akademik. Bapomi Lubuklinggau meluncurkan Kampanye 1 Jam Bergerak sebagai langkah nyata untuk memerangi gaya hidup sedenter yang sering melanda kalangan muda saat ini. Sebagai bagian dari pemantauan kesehatan secara ilmiah, para pengurus organisasi juga rutin melaksanakan tes lari rutin guna mengukur kapasitas jantung dan paru-paru secara objektif. Dengan memastikan mahasiswa sehat, diharapkan motivasi belajar dan prestasi meningkat secara signifikan, menciptakan generasi unggul yang siap bersaing di masa depan.
Kampanye ini mengajak setiap mahasiswa di Lubuklinggau untuk menyisihkan waktu setidaknya satu jam setiap hari untuk melakukan aktivitas fisik yang bermakna. Bergerak tidak harus selalu berarti olahraga berat di gym; jalan cepat, jogging ringan, atau sekadar melakukan peregangan di sela jadwal kuliah sudah termasuk dalam bagian kampanye ini. Bapomi ingin menanamkan pola pikir bahwa tubuh yang bugar adalah mesin utama yang mendukung kecerdasan otak. Ketika tubuh bergerak, aliran darah ke otak menjadi lebih lancar, yang secara langsung meningkatkan daya ingat dan konsentrasi saat menyerap materi perkuliahan yang kompleks.
Bagi para atlet mahasiswa di Lubuklinggau, satu jam bergerak ini menjadi standar minimal untuk menjaga fitness level mereka tetap berada di zona hijau. Di tengah kesibukan organisasi dan tugas-tugas kampus, sering kali waktu latihan menjadi korban. Melalui kampanye ini, Bapomi memberikan berbagai opsi latihan mandiri yang efisien dan bisa dilakukan di area sekitar kampus. Kedisiplinan untuk terus bergerak meski hanya sebentar akan menjaga metabolisme tetap stabil dan mencegah penumpukan lemak jahat yang bisa mengganggu kegesitan atlet di lapangan pertandingan.
Selain manfaat fisik, dampak psikologis dari aktivitas bergerak sangatlah besar. Berolahraga selama satu jam memicu pelepasan hormon dopamin dan serotonin yang berfungsi sebagai penangkal depresi dan kecemasan. Mahasiswa yang rutin bergerak cenderung lebih mampu mengelola stres akibat tekanan akademik. Bapomi Lubuklinggau ingin menciptakan lingkungan kampus yang ceria dan penuh semangat, di mana setiap individu memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya investasi kesehatan jangka panjang. Prestasi yang diraih dengan tubuh yang sehat akan terasa lebih nikmat dan berkelanjutan.