Penggunaan Taktik Jitu yang fleksibel menjadi bahasan utama dalam diskusi yang melibatkan para pelatih senior dan analis olahraga tersebut. Setiap cabang olahraga memiliki karakteristik yang berbeda, namun prinsip dasar pemenangan tetaplah sama: efisiensi energi dan efektivitas serangan. BAPOMI Lubuklinggau menekankan pentingnya analisis video pertandingan lawan sebagai bahan referensi. Mahasiswa diajarkan untuk tidak hanya berlatih di lapangan, tetapi juga belajar di ruang kelas mengenai teori-teori taktis, formasi, hingga manajemen emosi saat berada dalam posisi tertinggal. Kecerdasan intelektual mahasiswa harus dimanfaatkan untuk menciptakan strategi yang tidak terduga oleh lawan.
Dalam forum Diskusi tersebut, ditekankan pula pentingnya peran kapten tim dan pelatih dalam melakukan perubahan strategi secara instan saat pertandingan berlangsung. Sering kali, rencana yang disusun sebelum bertanding tidak berjalan mulus karena lawan menerapkan pola yang berbeda. Kemampuan adaptasi taktis inilah yang ingin ditingkatkan oleh BAPOMI. Para atlet diberikan simulasi skenario-skenario sulit, seperti bertanding dengan jumlah pemain yang lebih sedikit atau menghadapi lawan yang memiliki keunggulan postur fisik. Melalui diskusi yang mendalam, ditemukan solusi-solusi kreatif yang berbasis pada kerja sama tim dan pembagian peran yang sangat spesifik di lapangan.
Penyusunan Strategi pemenangan juga mencakup aspek di luar lapangan, seperti manajemen nutrisi dan waktu istirahat selama turnamen berlangsung. Strategi yang hebat akan sia-sia jika kondisi fisik atlet drop di tengah jalan. BAPOMI Lubuklinggau bekerja sama dengan pakar gizi untuk menentukan asupan yang tepat agar stamina atlet tetap stabil dari babak penyisihan hingga final. Kelelahan sering kali menjadi penyebab utama runtuhnya fokus taktis seorang atlet. Oleh karena itu, strategi pemulihan (recovery) menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rencana besar menuju podium juara. Semua detail kecil diperhatikan dengan sangat teliti untuk memastikan tidak ada celah bagi kekalahan.
Komitmen untuk mencapai target Pemenangan ini harus didukung oleh seluruh civitas akademika di Lubuklinggau. Kampus-kampus diharapkan memberikan dukungan moral yang besar, termasuk memberikan kelonggaran bagi para atlet untuk fokus pada pendalaman strategi sebelum hari pertandingan tiba. BAPOMI Lubuklinggau bertindak sebagai koordinator yang memastikan setiap unit kegiatan olahraga memiliki akses terhadap literatur atau instruktur yang kompeten di bidang sport science. Sinergi antara semangat juang khas Lubuklinggau dengan pendekatan ilmiah dalam berolahraga akan menciptakan kekuatan baru yang sangat disegani oleh daerah-daerah rival di Sumatera Selatan.