Di balik intensitas kompetisi yang tinggi, BAPOMI Lubuklinggau tidak melupakan tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar. Salah satu inisiatif yang paling menyentuh adalah program “Berbagi Ceria“, di mana para atlet dan pengurus organisasi mengadakan kegiatan bakti sosial olahraga di berbagai panti asuhan di kota tersebut. Gerakan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan empati di dalam diri mahasiswa melalui aksi nyata yang membahagiakan orang lain.

Kegiatan ini bukan sekadar memberi bantuan material, melainkan memberikan perhatian dan waktu bagi anak-anak di panti asuhan. Melalui permainan olahraga yang sederhana namun interaktif, para mahasiswa mengajak anak-anak panti untuk bergembira dan bergerak aktif. Mereka belajar bahwa olahraga bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi tentang kegembiraan Berbagi Ceria, semangat kebersamaan, dan sosial yang menyehatkan jiwa. Bagi anak-anak panti, kehadiran kakak-kakak mahasiswa memberikan motivasi dan kebahagiaan yang sangat berarti.

BAPOMI Lubuklinggau memandang kegiatan ini sebagai bagian tak terpisahkan dari pembentukan karakter seorang atlet. Seorang juara sejati harus memiliki hati yang besar dan rasa kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan sekitar. Melalui aksi olahraga ceria ini, mahasiswa diajarkan untuk bersyukur atas kesempatan yang mereka miliki untuk mengembangkan bakat mereka. Mereka juga belajar untuk mendengarkan cerita dan harapan anak-anak panti, yang sering kali memberikan perspektif baru tentang arti perjuangan hidup.

Respon dari pihak panti asuhan sangat luar biasa. Mereka mengungkapkan bahwa kegiatan yang melibatkan interaksi fisik dan olahraga sangat membantu dalam menjaga kesehatan anak-anak sekaligus memberikan variasi dalam rutinitas harian mereka. BAPOMI Lubuklinggau pun memberikan bantuan berupa perlengkapan olahraga sederhana seperti bola, raket, dan sepatu lari agar anak-anak panti dapat terus bermain dan menjaga kebugaran tubuh mereka. Inilah bentuk investasi yang sangat berharga bagi masa depan kesehatan anak-anak bangsa.

Program ini juga menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengasah soft skill seperti manajemen acara, empati, dan keterampilan mengajar. BAPOMI Lubuklinggau melatih para atlet untuk dapat berinteraksi dengan anak-anak dengan sabar dan penuh kasih sayang. Ini adalah pengalaman berharga yang tidak bisa mereka dapatkan di bangku kuliah mana pun. Setelah kegiatan selesai, para atlet sering kali merasa lebih termotivasi dan memiliki semangat baru dalam berlatih, karena mereka sadar bahwa mereka adalah inspirasi bagi banyak orang.

Kategori: Berita